Membuat flashdisk aman dari autorun-nya si-virus
Tentunya teman2 semuanya sudah mengetahui bhw virus2 dapat menularkan dirinya ke komputer2 lain dengan media flashdisk. -.-. Kesal? Sudah pasti! Saya juga merasakan perasaan yang sama ketika komputer saya juga ikut2an kena virus tapi saya punya cara yang ampuh agar virus yang ada di flashdisk tersebut tidak dapat menularkan dirinya ke komputer lain..
Baiklah saya akan mulai membahasnya sekarang, diawali dengan cara penularan virus lewat media flashdisk. Sebenarnya sangat simple, ketika flashdisk dicolokan kedalam port usb virus yang sedang berjalan tinggal men-copy dirinya sendiri ke dalam flashdisk, dan tidak lupa pula dengan membuat file autorun.inf yang letak file-nya kasat mata sehingga tidak dapat dilihat. nah file inilah yang akan kita edit agar virusnya tidak dapat menjalankan dirinya di komputer kita.
Cara yang pertama dengan mengedit secara manual dengan menggunakan notepad atau wordpad. Diasumsikan flashdisk kita yang telah dicolokan kedalam komputer (yang telah terinfeksi) beralamat F:\, maka saya akan mencoba membuka file F:\autorun.inf lalu enter. Lalu notepad akan terbuka secara otomatis dengan beberapa mantra didalamnya, setelah itu kita tinggal mengedit mantra tersebut dengan memblock semua mantra tersebut(ctrl+a) lalu hapus(backspace atau del) lalu anda bisa membiarkannya kosong lalu tekan ctrl+s untuk men-savenya. Anda juga bisa menuliskan beberapa puisi indah tentang perdamaian didalamnya ^-^.
Tetapi bang blckflcn, bagaimana jika file tersebut memiliki attribute read-only? yang jelas kita tidak dapat mengeditnya secara manual!(aaaaarrrrrgh!!!!). Lalu? Apa yang dapat kita lakukan bang blckflcn? Gigi dibalas dengan gigi, mata dibalas dengan mata, dan yah anda benar! MANTRA juga DIBALAS DENGAN MANTRA!! Mantranya sangatlah mudah saya akan membahasnya secara bertahap sekarang juga :
1)buka aplikasi notepad (tempat dimana kita akan menulis mantra)
2)tuliskan mantra del /a:r f:\autorun.inf (tnp tanda petik) lalu enter.
3)langkah selajutnya adalah tulis mantra lagi! Mantranya echo terserah tulisan apa >f:\autorun.inf&attrib +r f:\autorun.inf (tnp tanda petik juga).
4)lalu save file mantra tersebut dengan nama file terserah anda dan path-nya terserah anda juga, tetapi extension-nya harus .bat(harus tidak boleh tidak)
5)lalu jalankan file mantra yang baru kita buat tersebut
6)buka explorer
7)pada bagian address tuliskan F:\autorun.inf, lalu tekan enter sambil mengucapkan simsalabim. Maka aplikasi notepad akan muncul lagi sambil menampilkan beberapa tulisan, tetapi yang ini jelas bukan mantra ^-^.
Setelah beberapa step tadi, virus tidak dapat menjalankan dirinya di komputer lain ketika kita mencolokan flashdisk kita kedalam port usb-nya. Tetapi bang blckflcn, virus2 dari komputer yang terinfeksi tersebut masih ada di dalam flashdisk saya. Bagaimana ini? Yah, itu sih bukan tugas saya lagi. Itu sih sudah menjadi tugas anti-virus saya hanya memberitahukan cara agar virusnya tidak berjalan ketika flashdisk kita dicolokan kedalam port usb pada komputer yang lain lagian mantra yang saya punya masih belum begitu ampuh untuk membuat virus tidak berjalan di komputer. Oleh karena itu, saya akan belajar tentang mantra2 tersebut di hogwarts agar lebih ampuh.
Source : jasakom
Sabtu, 16 Januari 2010
Kamis, 14 Januari 2010
sistem keamanan jaringan
KEAMANAN JARINGAN
1. Membatasi Akses ke Jaringan
A. Membuat tingkatan akses :
Pembatasan-pembatasan dapat dilakukan sehingga memperkecil peluang penembusan oleh pemakai yang tak diotorisasi, misalnya :
Pembatasan login. Login hanya diperbolehkan :
Pada terminal tertentu.
Hanya ada waktu dan hari tertentu.
Pembatasan dengan call-back (Login dapat dilakukan siapapun. Bila telah sukses login, sistem segera memutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang telah disepakati, Penyusup tidak dapat menghubungi lewat sembarang saluran telepon, tapi hanya pada saluran telepon tertentu).
Pembatasan jumlah usaha login.
Login dibatasi sampai tiga kali dan segera dikunci dan diberitahu ke administrator.
Semua login direkam dan sistem operasi melaporkan informasi-informasi berikut :
Waktu, yaitu waktu pemakai login.
Terminal, yaitu terminal dimana pemakai login.
Tingkat akses yang diizinkan ( read / write / execute / all )
B. Mekanisme kendali akses :
Masalah identifikasi pemakai ketika login disebut otentifikasi pemakai (user authentication). Kebanyakan metode otentifikasi didasarkan pada tiga cara, yaitu :
1. Sesuatu yang diketahui pemakai, misalnya :
Password.
Kombinasi kunci.
Nama kecil ibu mertua.
Dan sebagainya.
2. Sesuatu yang dimiliki pemakai, misalnya :
Badge.
Kartu identitas.
Kunci.
Dan sebagainya.
3. Sesuatu mengenai (ciri) pemakai, misalnya :
Sidik jari.
Sidik suara.
Foto.
Tanda tangan.
C. Waspada terhadap Rekayasa sosial :
1.Mengaku sebagi eksekutif yang tidak berhasil mengakses, menghubungi administrator via telepon/fax.
2.Mengaku sebagai administrator yang perlu mendiagnosa masalah network, menghubungi end user via email/fax/surat.
3.Mengaku sebagai petugas keamanan e-commerce, menghubungi customer yang telah bertransaksi untuk mengulang kembali transaksinya di form yang disediakan olehnya.
4.pencurian surat, password.
5.penyuapan, kekerasan.
D. Membedakan Sumber daya internal dan Eksternal :
Memanfaatkan teknologi firewall yang memisahkan network internal dengan network eksternal dengan rule tertentu.
E. Sistem Otentikasi User :
Def : adalah proses penentuan identitas dari seseorang yang sebenarnya, hal ini diperlukan untuk menjaga keutuhan ( integrity ) dan keamanan ( security ) data, pada proses ini seseorang harus dibuktikan siapa dirinya sebelum menggunakan layanan akses.
Upaya untuk lebih mengamankan proteksi password, antara lain :
1.Salting.
Menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai
sehingga mencapai panjang password tertentu.
2.One time password.
Pemakai harus mengganti password secara teratur. Upaya ini membatasi peluang password telah diketahui atau dicoba-coba pemakai lain.
Bentuk ekstrim pendekatan ini adalah one time password, yaitu pemakai mendapat satu buku berisi daftar password. Setiap kali pemakai login, pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat di daftar password.
Dengan one time password, pemakai direpotkan keharusan menjaga agar buku passwordnya jangan sampai dicuri.
3.Satu daftar panjang pertanyaan dan jawaban.
Variasi terhadap password adalah mengharuskan pemakai memberi satu daftar pertanyaan panjang dan jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan dan jawabannya dipilih pemakai sehingga pemakai mudah mengingatnya dan tak perlu menuliskan di kertas.
Pertanyaan berikut dapat dipakai, misalnya :
Siapa mertua abang ipar Badru ?
Apa yang diajarkan Pak Harun waktu SD ?
Di jalan apa pertama kali ditemukan simanis ?
Pada saat login, komputer memilih salah satu dari pertanyaan-pertanyaan secara acak, menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan.
4.Tantangan tanggapan (chalenge response).
Pemakai diberi kebebasan memilih suatu algoritma, misalnya x3.
Ketika pemakai login, komputer menuliskan di layar angka 3. Dalam kasus ini pemakai mengetik angka 27. Algoritma dapat berbeda di pagi, sore, dan hari berbeda, dari terminal berbeda, dan seterusnya.
Contoh Produk Otentikasi User, antara lain :
1.Secureid ACE (Access Control Encryption)
System token hardware seperti kartu kredit berdisplay, pemakai akan menginput nomor pin yang diketahui bersama, lalu memasukkan pascode bahwa dia pemilik token.
2.S/key (Bellcore)
System software yang membentuk one time password (OTP) berdasarkan informasi loginterkhir dengan aturan random tertentu.
3.Password Authentication Protocol (PAP)
Protokol dua arah untuk PPP (Point to point Protocol). Peer mengirim pasangan user id dan password, authenticator menyetujuinya.
4.Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP)
S/key pada PAP, protocol 3 arah, authenticator mengirim pesan tantangan ke peer, peer menghitung nilai lalu mengirimkan ke authenticator, authenticator menyetujui otentikasi jika jawabannya sama dengan nilai tadi.
5.Remote Authentication Dial-in User Service (RADIUS)
Untuk hubungan dial-up, menggunakan network access server, dari suatu host yang menjadi client RADIUS, merupan system satu titik akses.
6.Terminal Access Controller Access Control System (TACACS)
Protokol keamanan berbasis server dari CISCO System. Secury\ity Server terpusat dangan file password UNIX, database otentikasi, otorisasi dan akunting, fungsi digest (transmisi password yang tidak polos)
1. Membatasi Akses ke Jaringan
A. Membuat tingkatan akses :
Pembatasan-pembatasan dapat dilakukan sehingga memperkecil peluang penembusan oleh pemakai yang tak diotorisasi, misalnya :
Pembatasan login. Login hanya diperbolehkan :
Pada terminal tertentu.
Hanya ada waktu dan hari tertentu.
Pembatasan dengan call-back (Login dapat dilakukan siapapun. Bila telah sukses login, sistem segera memutuskan koneksi dan memanggil nomor telepon yang telah disepakati, Penyusup tidak dapat menghubungi lewat sembarang saluran telepon, tapi hanya pada saluran telepon tertentu).
Pembatasan jumlah usaha login.
Login dibatasi sampai tiga kali dan segera dikunci dan diberitahu ke administrator.
Semua login direkam dan sistem operasi melaporkan informasi-informasi berikut :
Waktu, yaitu waktu pemakai login.
Terminal, yaitu terminal dimana pemakai login.
Tingkat akses yang diizinkan ( read / write / execute / all )
B. Mekanisme kendali akses :
Masalah identifikasi pemakai ketika login disebut otentifikasi pemakai (user authentication). Kebanyakan metode otentifikasi didasarkan pada tiga cara, yaitu :
1. Sesuatu yang diketahui pemakai, misalnya :
Password.
Kombinasi kunci.
Nama kecil ibu mertua.
Dan sebagainya.
2. Sesuatu yang dimiliki pemakai, misalnya :
Badge.
Kartu identitas.
Kunci.
Dan sebagainya.
3. Sesuatu mengenai (ciri) pemakai, misalnya :
Sidik jari.
Sidik suara.
Foto.
Tanda tangan.
C. Waspada terhadap Rekayasa sosial :
1.Mengaku sebagi eksekutif yang tidak berhasil mengakses, menghubungi administrator via telepon/fax.
2.Mengaku sebagai administrator yang perlu mendiagnosa masalah network, menghubungi end user via email/fax/surat.
3.Mengaku sebagai petugas keamanan e-commerce, menghubungi customer yang telah bertransaksi untuk mengulang kembali transaksinya di form yang disediakan olehnya.
4.pencurian surat, password.
5.penyuapan, kekerasan.
D. Membedakan Sumber daya internal dan Eksternal :
Memanfaatkan teknologi firewall yang memisahkan network internal dengan network eksternal dengan rule tertentu.
E. Sistem Otentikasi User :
Def : adalah proses penentuan identitas dari seseorang yang sebenarnya, hal ini diperlukan untuk menjaga keutuhan ( integrity ) dan keamanan ( security ) data, pada proses ini seseorang harus dibuktikan siapa dirinya sebelum menggunakan layanan akses.
Upaya untuk lebih mengamankan proteksi password, antara lain :
1.Salting.
Menambahkan string pendek ke string password yang diberikan pemakai
sehingga mencapai panjang password tertentu.
2.One time password.
Pemakai harus mengganti password secara teratur. Upaya ini membatasi peluang password telah diketahui atau dicoba-coba pemakai lain.
Bentuk ekstrim pendekatan ini adalah one time password, yaitu pemakai mendapat satu buku berisi daftar password. Setiap kali pemakai login, pemakai menggunakan password berikutnya yang terdapat di daftar password.
Dengan one time password, pemakai direpotkan keharusan menjaga agar buku passwordnya jangan sampai dicuri.
3.Satu daftar panjang pertanyaan dan jawaban.
Variasi terhadap password adalah mengharuskan pemakai memberi satu daftar pertanyaan panjang dan jawabannya. Pertanyaan-pertanyaan dan jawabannya dipilih pemakai sehingga pemakai mudah mengingatnya dan tak perlu menuliskan di kertas.
Pertanyaan berikut dapat dipakai, misalnya :
Siapa mertua abang ipar Badru ?
Apa yang diajarkan Pak Harun waktu SD ?
Di jalan apa pertama kali ditemukan simanis ?
Pada saat login, komputer memilih salah satu dari pertanyaan-pertanyaan secara acak, menanyakan ke pemakai dan memeriksa jawaban yang diberikan.
4.Tantangan tanggapan (chalenge response).
Pemakai diberi kebebasan memilih suatu algoritma, misalnya x3.
Ketika pemakai login, komputer menuliskan di layar angka 3. Dalam kasus ini pemakai mengetik angka 27. Algoritma dapat berbeda di pagi, sore, dan hari berbeda, dari terminal berbeda, dan seterusnya.
Contoh Produk Otentikasi User, antara lain :
1.Secureid ACE (Access Control Encryption)
System token hardware seperti kartu kredit berdisplay, pemakai akan menginput nomor pin yang diketahui bersama, lalu memasukkan pascode bahwa dia pemilik token.
2.S/key (Bellcore)
System software yang membentuk one time password (OTP) berdasarkan informasi loginterkhir dengan aturan random tertentu.
3.Password Authentication Protocol (PAP)
Protokol dua arah untuk PPP (Point to point Protocol). Peer mengirim pasangan user id dan password, authenticator menyetujuinya.
4.Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP)
S/key pada PAP, protocol 3 arah, authenticator mengirim pesan tantangan ke peer, peer menghitung nilai lalu mengirimkan ke authenticator, authenticator menyetujui otentikasi jika jawabannya sama dengan nilai tadi.
5.Remote Authentication Dial-in User Service (RADIUS)
Untuk hubungan dial-up, menggunakan network access server, dari suatu host yang menjadi client RADIUS, merupan system satu titik akses.
6.Terminal Access Controller Access Control System (TACACS)
Protokol keamanan berbasis server dari CISCO System. Secury\ity Server terpusat dangan file password UNIX, database otentikasi, otorisasi dan akunting, fungsi digest (transmisi password yang tidak polos)
setting router menggunakan microtic
ROUTER DENGAN MICROTIC
microtic ialah sebuah software yang juga bisa me router. dengan langkah-langkah yang tentunya ada panduanya. di bawah ini saya coba jelaskan sedikit tentang routing dengan microtik.
Tahap awal kita konfigurasi Ip kita terlebih dahulu dengan konfigurasi :
IP 10.40.93.100 /24—à Internet dengan gateway 10.40.93.254 dan
IP : 192.168.0.254/24 —-à LAN.
Interface Ethernet Set 0 Name=Internet .
Interface Ethernet Set 1 Name=LAN
Perintah diatas untuk merubah nama interface. Default nama interface yang di berikan adalah Eth0 dan Eth1.
Lalu berikut ini perintah untuk memberi IP
ip address add address=10.40.93.100 /24interface Internet
ip address add address=192.168.0.254/24 interface LAN
Berikan gateway dari router tsb dgn perintah :
ip route add gateway 10.40.93.254
Setelah itu Beri DNS Dg Perintah:
/ip dns set primary-dns=202.134.2.5 secondary-dns=202.134.0.155 allow-remote-requests=yes
Setelah itu kita NAT kan ip LAN yaitu 192.168.10.1/24 dengan perintah sbb :
/ ip firewall nat
add chain=srcnat out-interface=Internet src-address=192.168.0.0/24 action=masquerade comment=”” disabled=no
daN :
Selesai sudah computer anda menjadi sebuah router sengan system operasi Mikrotik.
Untuk awalan pengujian cobalah computer anda yang lain dengan konfigurasi ip yang di sesuaikan dengan IP LAN dengan gateway ip LAN routernya
“selamat mencoba”
microtic ialah sebuah software yang juga bisa me router. dengan langkah-langkah yang tentunya ada panduanya. di bawah ini saya coba jelaskan sedikit tentang routing dengan microtik.
Tahap awal kita konfigurasi Ip kita terlebih dahulu dengan konfigurasi :
IP 10.40.93.100 /24—à Internet dengan gateway 10.40.93.254 dan
IP : 192.168.0.254/24 —-à LAN.
Perintah diatas untuk merubah nama interface. Default nama interface yang di berikan adalah Eth0 dan Eth1.
Lalu berikut ini perintah untuk memberi IP
Berikan gateway dari router tsb dgn perintah :
Setelah itu Beri DNS Dg Perintah:
Setelah itu kita NAT kan ip LAN yaitu 192.168.10.1/24 dengan perintah sbb :
add chain=srcnat out-interface=Internet src-address=192.168.0.0/24 action=masquerade comment=”” disabled=no
daN :
Selesai sudah computer anda menjadi sebuah router sengan system operasi Mikrotik.
Untuk awalan pengujian cobalah computer anda yang lain dengan konfigurasi ip yang di sesuaikan dengan IP LAN dengan gateway ip LAN routernya
“selamat mencoba”
artikel tentang perangkat jaringan
Perangkat Jaringan LAN
Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
Workstation
NIC (Network Interface Card)
Repeater
Bridge
Router
Swicth
Hub
Connector RJ-45
Kabel UTP
Access Point
Workstations
Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation.Sebuah workstation minimal mempunyai;Kartu jaringan, Aplikasi jaringan(sofware jaringan),kabel untuk menghubungkan ke jaringan,Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.
NIC (Network Interface Card)
Kartu jaringan atau Lan card dipasang pada setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan computer. Banyak jenis dan merk kartu jaringan yang tersedia di pasar, namun beberapa hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan yaitu type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card. Sesuai dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan komputer, sudah banyak mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu jaringan secara on board. Kwalitasnya bagus namun penulis berpendapat lebih baik menggunakan kartu jaringan yang terpisah. Salah satu keuntungannya adalah dapat memilih merk tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.
Repeater/Penguat
Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.
Bridge
Bridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.
Router
Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.
Switch
Switch merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward. Switch cut-through mempunyai kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tijuannya, sedangkan switch store and forward merupakan kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket merlukan waktu, tetapi proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya kerusakan pada paket data dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.Dengan Swith terdapat beberapa kelebihan karena semua segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh. Tidak terbagi seperti share network pada penggunaan Hub
Hub
Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.
Konektor UTP (RJ-45)
Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasang-an pada saat membeli kabel UTP.
Kabel UTP
Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, namun yang paling banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel UTP .
Access Point
Suatu interkoneksi tanpa kabel ke berbagai perangkat,access point ini merupakan Pusat interkoneksi tersebut.Dengan adanya alat ini maka kita dapat mendapat koneksi jaringan tanpa adanya kabel.Sekarang alat ini sering digunakan sebagai akses internet yang di sebut sebagai area hotspot.
Bridge/ Router dan Access Point Wifi Secara sekaligus dalam satu alat.
Terdapat sejumlah perangkat yang melewatkan aliran informasi data dalam sebuah LAN. Penggabungan perangkat tersebut akan menciptakan infrastruktur LAN. Perangkat-perangkat tersebut adalah :
Workstation
NIC (Network Interface Card)
Repeater
Bridge
Router
Swicth
Hub
Connector RJ-45
Kabel UTP
Access Point
Workstations
Keseluruhan komputer yang terhubung ke file server dalam jaringan disebut sebagai workstation.Sebuah workstation minimal mempunyai;Kartu jaringan, Aplikasi jaringan(sofware jaringan),kabel untuk menghubungkan ke jaringan,Hampir semua jenis komputer dapat digunakan sebagai komputer workstation.
NIC (Network Interface Card)
Kartu jaringan atau Lan card dipasang pada setiap komputer yang akan dihubungkan ke suatu jaringan computer. Banyak jenis dan merk kartu jaringan yang tersedia di pasar, namun beberapa hal pokok yang perlu diketahui dari kartu jaringan yaitu type kartu ISA atau PCI dengan kecepatan 10 atau 10/100 Mbps, harus disesuaikan dengan tipe Ethernet HUB atau switching yang akan digunakan, jenis protocol dan jenis kabel yang didukungnya disamping itu juga mengesampingkan kwalitas produk. Komputer jenis terbaru tidak dilengkapi dengan slot ISA bahkan Network Interface umumnya merupakan Onboard system artinya sudah tersedia pada mainboard sehingga tidak perlu lagi dipasang Lan Card. Sesuai dengan besarnya tingkat kebutuhan akan jaringan komputer, sudah banyak mainboard komputer jenis terbaru dilengkapi kartu jaringan secara on board. Kwalitasnya bagus namun penulis berpendapat lebih baik menggunakan kartu jaringan yang terpisah. Salah satu keuntungannya adalah dapat memilih merk tertentu dan mudah diganti apabila terjadi kerusakan.
Repeater/Penguat
Repeater, bekerja pada layer fisik jaringan, menguatkan sinyal dan mengirimkan dari satu repeater ke repeater lain. Repeater tidak merubah informasi yang ditransmisikan dan repeater tidak dapat memfilter informasi. Repeater hanya berfungsi membantu menguatkan sinyal yang melemah akibat jarak, sehingga sinyal dapat ditransmisikan ke jarak yang lebih jauh.
Bridge
Bridge adalah “intelligent repeater”. Bridge menguatkan sinyal yang ditransmisikannya, tetapi tidak seperti repeater, Brigde mampu menentukan tujuan.
Router
Router adalah peningkatan kemampuan dari bridge. Router mampu menunjukkan rute/jalur (route) dan memfilter informasi pada jaringan yang berbeda. Beberapa router mampu secara otomatis mendeteksi masalah dan mengalihkan jalur informasi dari area yang bermasalah.
Switch
Switch merupakan pengembangan dari konsep Bridge. Ada dua arsitektur dasar yang digunakan pada switch, yaitu cut-through dan store and forward. Switch cut-through mempunyai kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tijuannya, sedangkan switch store and forward merupakan kebalikannya. Switch ini menerima dan memeriksa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk memeriksa satu paket merlukan waktu, tetapi proses ini memungkinkan switch mengetahui adanya kerusakan pada paket data dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.Dengan Swith terdapat beberapa kelebihan karena semua segmen jaringan memiliki bandwidth 10 Mbps penuh. Tidak terbagi seperti share network pada penggunaan Hub
Hub
Hub menghubungkan semua komputer yang terhubung ke LAN. Hub adalah repeater dengan jumlah port banyak (multiport repeater). Hub tidak mampu menentukan tujuan; Hub hanya mentrasmisikan sinyal ke setiap line yang terkoneksi dengannya, menggunakan mode half-duplex.
Konektor UTP (RJ-45)
Untuk menghubungkan kabel UTP diperlukan konektor RJ-45 atau sejenis jack yang bentuknya mirip dengan jack kabel telepon namun memiliki lebih banyak lubang kabel. Konektor tersebut dipasang di kedua ujung kabel dengan peralatan Tang khusus UTP. Namun jika belum bisa memasangnya, Anda dapat meminta sekaligus pemasang-an pada saat membeli kabel UTP.
Kabel UTP
Ada beberapa jenis kabel yang digunakan dalam jaringan network, namun yang paling banyak dipakai pada private network/Local Area Network saat ini adalah kabel UTP .
Access Point
Suatu interkoneksi tanpa kabel ke berbagai perangkat,access point ini merupakan Pusat interkoneksi tersebut.Dengan adanya alat ini maka kita dapat mendapat koneksi jaringan tanpa adanya kabel.Sekarang alat ini sering digunakan sebagai akses internet yang di sebut sebagai area hotspot.
Bridge/ Router dan Access Point Wifi Secara sekaligus dalam satu alat.
Twitter
Facebook
Flickr
RSS